Hari ini, tepatnya 22 April 2013, untuk memperingati hari Kartini kita bertiga pergi ke Coban Talun, Pake alesan hari Kartini lagi --"
Terletak di sebuah desa, Saya lupa apa nama desanya, yang jelas berada 20 km dari kota Malang dan bisa ditembuh dengan kendaraan bermotor sekitar 30 menit. Ada biaya khusus untuk pengunjung, sebesar 5000 per orangnya.
Tentang medan, Medan disana lumayanlah untuk trekking ringan, karena waktu berangkat kita akan disuguhi banyak turunan dan tanjakan yang sangat curam. Bahkan jika beruntung Anda akan merayap di sungai kecil, ingat ya, merayap!!. Apabila Anda datang di Pagi hari, maka Anda masih bisa melihat bagaimana Efek penghamburan cahaya dengan nama yang terkenal itu, Efek Tyndall.
Jadi, kita bertiga, penulis, Sayyidina Ganesha, dan Pide. Kita berangkat trekking nekat tanpa modal tahu jalur dan medan. Dan untungnya bapak-bapak penjaga Coban Talun berbaik hati untuk memberikan kita Peta*ye!, Ya, kita memang gerombolan Pide the Explorer*eh, namanya lucu ya, unyunyu :3
Pertama, kita mulai kebingungan akan memulai trekking dari mana, karena kita bingung, ini jalan setapaknya yang mana. Bayangkan saja tulisan "Air Terjun"nya saja arahnya ambigu -_- Jadi kita bertanya dulu ke bapak-bapak yang ada di warung kecil itu.
"oh, lewat sana mbak, lewat sungai. Tapi, lewat sini juga bisa ", kata sang Bapak
Dan saya mulai ragu, "Kita gimana cara lewatnya??" dilihat dari medan sebelah selatan yang cukup mengerikan karena berbatasan langsung dengan air terjun bendungan, jadi kita memutuskan untuk melewati sungai besar itu
------------------------------------------- bersambung ke Coban Talun : Surga dan Hutan Gunung #2
Tidak ada komentar:
Posting Komentar