Senin, 22 April 2013

Coban Talun: Surga dan Hutan Gunung #2

Dan Subhanallah, sungainya lebih dalem dari sungai yang di Coban Rais. Jadi, ya kita pelan" nyebrangnya. 1.. 2.. 3.. Hap! Hap! ternyata, banyak adek" kecil disitu, si penulis coba iseng" basa-basi ke anak kecil itu,

"Dek, arah air terjun kemana ya?","oh, kesana mbak kesana, ntar belok kiri","oh, makasih ya dek"



Kita jalan lagi deh, ketemu sama Bapak-Bapak, nah, kita tanya lagi dengan hal-hal yang sama, dan dengan jawaban yang sama pula. Okeh gapapa, senggaknya kita nggak banyak tanya kan, dari pada tersesat, muahaha. Saran sih, kalo kesana, liat , perhatikan, dan cari tulisan "CT" atau "Air Terjun". Sampai kita trekking udah lumayan banget. Tiba" kita ragu tentang jalan ke Air terjun yang jalurnya semakin menutup, pide itu sampe ngomong "he, apa-apaan ini, udah" kita mbalek aja" kata pide, "sek, sek bentar, peta mana peta", setelah kita lihat 'sratsrutsratsrut'nya kita yakin dengan jalur yang akan dilalui itu, "udah bener kok, jalan aja lah!". Nah, sesaat setelah itu, medan yang keren mulai terasa, turunannya curam sekali, kalo saya sih, turun seneng" aja, nggak bisa mbayangin gimana nih nasib dengkul pas naik ntar, buh!.

Mulai ada sungai kecil yang mengalir di Jalan setapak yang kita lewatin. dan saat kita berada di sumber sungai kecil itu, kita mulai terheran, "trus ini lewatnya gimana haaaauuaaua?". "Coba, pake cara gua mbakbro", caranya persis kayak teknik panjat tebing, lalalala, terus nolongin temen" yang masih dibawah.

Dan akhirnya, Air terjun raksasa itu persis didepan kami, kakiku langsung gemeteran, takut banget buat jalan ke deket air terjunnya. Sebenernya kita ada rencana buat duduk" sambil makan, tapi bagaimana dengan Air terjun itu, rasanya ngeri banget duduk" disitu.

Dan kita mbalek, okeh. "semangat ya, dengkul, kamu pasti bisa!, hap!, hap!"

----------------------------------------------- bersambung ke Coban Talun: Surga dan Hutan Gunung #3

Tidak ada komentar:

Posting Komentar