Sebelas tahun di kota ini,
Kota dimana harapanku bisa tumbuh di tengah keputusasaan
Kota dimana setiap langitnya ada gemerlap cinta dan sayang
Walau bukan kampung halaman,
Kaulah yang nanti dinginnya paling kurindukan
Dengan jangka yang sangat panjang tentunya
Ya, disana akan terasa sepi tentunya,
Tak ada lagi bayangan Mahameru di Timur yang batuk tiap paginya
Tak ada lagi jajaran pegunungan hijau sebelah barat
Tak ada lagi Arjuno yang kokoh dan anggun di sebelah utara
Tak bisa lagi bertukar oksigen dengan pepohonan pinus saat senggang
Atmosfer yang selalu menemaniku menulis
Kau yang membuat berbeda,
Dengan kawan dan sahabat dengan tawa-tawa mereka.
Ingin bersamamu lebih lama lagi,
Menikmati sejuknya atmosfer pagi dengan rintik hujan bersama yang tersayang
Malang,
Kutitipkan padamu kawan, sahabat dan sayangku disini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar