Dan dengan medan yang sedemikian rupa ternyata yang paling aman adalah memakai sandal gunung 8)
Berangkat dari Malang sekitar jam setengah 9, kemudian perjalanan sekitar setengah jam menuju Batu.
Setelah sampai di bumi perkemahannya kita langsung menyusuri hutan. Dimulai dari medan yang becek, desiran air di sungai kecil, melewati jembatan, menginjak bekas longsoran, bertemu orang aneh yang ketawa-ketawa sendiri karena sandalnya copot, menyebrangi sungai dengan kaki, sandal yang terjebak dilumpur, bertemu dengan capung biru dan merah dan Sumpah capek banget rasanya, sekitar 4 kilo jalan dan mungkin 1/3nya nanjak abis. Saking nanjaknya, kadang tangan bisa menyentuh tanah, alias merayap.
Tidak terasa sekali saat kita terbius dengan keindahan liku-liku air sungai dan setapak serta hutan favoritnya sayyid, hutan pinus, ternyata kita sudah berjalan sekitar 1 1/2 jam. Kemudian kita dikagetkan dengan teriakan dari sayyid, "Wah, Air Terjunnya sudah kelihatan" dengan ekspresi wajah yang bahagia dipaksakan itu.
Dan seperti biasa, Take Nothing But Picture...
Coban Rais dan Kesangarannya
Foto Together dengan memaksa timer camera menggunakan pengangga bungkus Silver Queen
Mimin (kanan) sama Pide dengan sandal kebanggaannya
Mimin Beraksi dengan Senyumnya
Dan kita juga ada bocoran plan buat 2013 nih, kita mau ke coban mantan*lho?, coban manten maksutnya.
Sebenarnya saya sih maunya ke coban talun, rutenya tidak terlalu jauh :3
Oke .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar